Mewariskan pengetahuan: “Tulis apa yang ingin dibaca”

  • Hari 239: Kerja Sendiri, Tapi Tidak Sendiri

    Hari ini full kerja. Tidak banyak meeting. Tidak banyak ngobrol dengan tim. Secara teknis saya kerja sendiri. Tapi sebenarnya tidak sepenuhnya sendiri. Karena hari ini banyak sekali pekerjaan yang saya lakukan sambil brainstorming dengan AI. Dan semakin sering saya mencoba, semakin terasa bahwa AI memang se-powerful itu kalau digunakan dengan benar. Bukan berarti semua hal…

  • Hari 238: Berkata Baik atau Diam

    Kemarin, di salah satu meeting hari Senin, saya kelepasan ngomong sesuatu yang tidak pantas. Saya mengumpat orang lain dengan cara yang tidak baik. Saat itu mungkin terasa lewat begitu saja. Meeting berjalan, pembahasan selesai, orang-orang lanjut dengan pekerjaannya masing-masing. Namun, ternyata buat saya, hal itu tidak berhenti di sana. Saya jadi kepikiran. Bukan hanya karena…

  • Hari 237: Bisnis Butuh Operating System

    Hari libur ini saya berhasil menyelesaikan satu buku dalam tiga hari. Buku ke-24 dari target 52 buku tahun ini. Judulnya Traction karya Gino Wickman, salah satu buku bisnis yang sering direkomendasikan di mana-mana. Banyak review menyebut buku ini sebagai salah satu buku bisnis terbaik, dan setelah membacanya, saya cukup paham kenapa. Bukunya menarik. Bukan karena…

  • Hari 236: Bisnis Baik Juga Punya Batas

    Hari Senin, membuka pekan baru. Hari ini saya memikirkan satu hal yang cukup sulit ketika kita menjalankan perusahaan yang punya basis moral, etika, dan sosial yang kuat. Kadang orang menganggap bisnis seperti ini harus selalu punya pendapat atas banyak hal. Harus ikut bersuara. Harus menunjukkan keberpihakan. Harus merespons isu. Harus hadir sebagai perusahaan baik. Dan…

  • Hari 235: Aman Dulu, Baru Belajar

    Hari Minggu ini ada acara keluarga. Di tengah obrolan, muncul cerita tentang bully-membully di sekolah. Cerita yang sebenarnya sedih, tapi mungkin masih terlalu sering dianggap biasa. Anak-anak saling mengejek. Anak yang lebih besar merasa punya kuasa. Ada yang disuruh-suruh. Ada yang dipermalukan. Ada yang didorong, dipukul, atau disakiti secara fisik. Kadang orang dewasa melihatnya sebagai…

  • Hari 234: Parenting Itu Hubungan

    Hari Sabtu, back to track. Akhirnya saya menyelesaikan satu buku lagi. Buku ke-23 dari target 52 buku tahun ini. Judulnya The Book You Wish Your Parents Had Read karya Philippa Perry. Ini adalah buku parenting pertama yang saya baca. Dan mungkin juga akan menjadi satu-satunya buku parenting yang saya baca dalam waktu dekat. Bukan karena…

  • Hari 233: Masalahnya Sama, Ukurannya Beda

    Hari ini saya mendapat kesempatan bertemu dengan teman dari startup lain. Startup-nya sudah jauh lebih besar. Sementara saya masih merasa berada di fase merintis, startup kecil, dengan segala keterbatasan dan drama yang menyertainya. Awalnya, ketika bertemu dengan orang dari startup yang lebih besar, ada bayangan bahwa masalah mereka pasti sudah berbeda. Mungkin lebih strategis. Mungkin…

  • Hari 232: Pitch Deck Bukan Company Profile

    Hari ini saya mentoring ibu-ibu UMKM dan entrepreneur yang secara usia lebih senior dari saya. Topiknya adalah membuat pitch deck. Ini menarik, karena saya sendiri sudah beberapa kali mengampu materi tentang pitch deck. Bahkan pernah mengajar mata kuliah yang membahas ini. Saya juga cukup sering membantu orang menyusun pitch deck, baik untuk startup, UMKM, maupun…

  • Hari 231: Customer Dulu, Solusi Kemudian

    Hari ini saya punya kesempatan sharing bersama beberapa entrepreneur muda. Mereka sedang berada di fase merintis. Ada yang ikut program, ikut lomba, membangun ide, menyiapkan produk, dan mencoba mencari bentuk bisnisnya sendiri. Melihat mereka, saya seperti melihat versi awal dari banyak orang yang dulu juga sedang mencoba-coba membangun sesuatu. Termasuk saya sendiri. Di akhir sesi,…

  • Hari 230: Seru Bukan Berarti Tidak Serius

    Hari ini adalah hari pertama masuk kerja setelah libur 17 Agustus. Karena kami bekerja secara WFH, perayaan kemerdekaan di kantor tidak bisa dilakukan dengan lomba-lomba fisik seperti biasanya. Tidak ada balap karung. Tidak ada tarik tambang. Tidak ada makan kerupuk di halaman kantor. Akhirnya kami membuat lomba online. Lombanya sederhana: tebak foto. Saya mencari foto-foto…

Mau baca jawaban saya? tanya saja.