Mewariskan pengetahuan: “Tulis apa yang ingin dibaca”
-
6. Mengapa apa yang kita pikirkan, kita sampaikan dan yang diterima orang berbeda?
Orang memakai waktunya untuk menangkap informasi dan data yang disimpan di otak lalu diolah menjadi pengetahuan. Lalu apa yang kita tahu inilah yang menjadi bahan perbincangan dengan orang lain. Kita mencoba menyampaikan apa yang kita tahu ini agar orang lain menangkap dan akhirnya ada respon yang sesuai. Tetapi nyatanya tidak semudah itu proses panjang ini…
-
5. Mengapa kita tidak bisa menerima orang lain berselera beda?
Sebenarnya pertanyaan di atas adalah jawaban. Ya, jawabannya ada pada kata ‘selera’. Ini menjelaskan pertanyaan yang lebih umum “Kok masih ada ya yang mau pilih X?”. Pertanyaan ini serupa kalo diganti dengan pertanyaan lain, misal: Tentu daftarnya bisa ditambah. Jawabannya adalah ‘selera’. Sekalipun kita bisa menjelaskan bagaimana lezatnya makanan pedas, sensasi di mulut dan perut.…
-
4. Apa tema yang akan dibahas pada blog ini, cocokkah bagi saya?
Secara konkrit, tema yang dibahas pada tulisan berkala ini memang tentang apa ya. Lalu cocok bagi siapa. Saya berharap tulisan ini akan menemukan saya dalam versi pembaca. Saya akan publikasi pemikiran yang saya lewati dari pelajar, pekerja, wirausaha, suami, ayah. Tema-tema yang mengikuti jalannya kehidupan yang wajarnya akan dialami orang. Tanpa terasa waktu berjalan. Dari…
-
3. Apa beda tulisan ini dengan sumber lainnya?
Pada prinsipnya saya akan menulis hal yang memang saya ingin baca. Artinya selama ini saya memang belum ketemu secara sadar ketika membaca sesuatu yang sampai bergumam ‘ini dia’. Tapi kalau memang mau kita bandingkan, fitur berikut ini yang coba ditawarkan dalam setiap penulisan pada post-post selanjutnya yang coba saya eksplorasi terus menerus. Jabungan, 18 JanuariTabik,…
-
2. Bagaimana mendapatkan ide tulisan untuk blog setiap hari?
Ketika menjadi keyakinan dan alasan untuk melakukan penulisan setiap hari, masalah selanjutnya apakah kita bisa memenuhi ambisi sebesar itu. Adakah cara yang dapat dimanfaatkan untuk mengejar konsistensi dalam berkarya. Berikut beberapa langkah yang biasanya saya ambil. Jabungan, 17 Januari 2024 Tabik, Ben 2/350
-
1. Mengapa Harus Menulis Blog Setiap Hari?
Bismillah. Salam kenal, saya Ben Robani. Siapa saya, di post lain akan saya bahas lebih lengkap. Tapi mari kita mulai perjalanan ini dengan menjawab pertanyaan mengapa saya atau kita harus menulis blog setiap hari. Terima kasih sudah membaca, mewarisi dan datanglah lagi, setiap hari sampai akhir tahun akan ada memori yang coba digandakan. Jabungan, 16…
Mau baca jawaban saya? tanya saja.