Author: benrobani
-
Hari 182: Bukan Lambat, Hanya Berbeda Etape
Ada satu kegelisahan yang mungkin cukup sering dirasakan oleh founder atau CEO: kenapa tim terasa bergerak lebih lambat? Kita merasa sudah melihat arahnya. Kita tahu apa yang harus dikejar, risiko apa yang akan datang, dan peluang apa yang harus segera diambil. Namun, ketika melihat tim, rasanya mereka belum bergerak dengan kecepatan yang sama. Lalu muncul…
-
Hari 181: Istilah Sama, Makna Beda
Hari ini adalah hari terakhir di bulan Juni. Menutup semester satu, saya masih ingin membahas topik yang sering terjadi di organisasi, tapi kadang tidak langsung terlihat sebagai masalah besar. Topiknya adalah: banyak divisi memakai istilah yang sama, tapi maknanya berbeda. Ini sering terjadi di organisasi yang mulai melibatkan banyak tim dan banyak fungsi. Satu divisi…
-
Hari 180: Data Butuh Keputusan
Hari ini kita coba mengangkat satu topik yang sering muncul di organisasi. Masalahnya adalah: tim merasa butuh data, tapi bingung keputusan apa yang mau diambil. Ini sering terjadi ketika seseorang sedang membuat pekerjaan, plan, atau strategi, lalu di salah satu bagiannya muncul kebutuhan untuk meminta data. Minta data ini.Minta data itu.Minta angka ini.Minta laporan itu.…
-
Hari 179: Preventif Bukan Tidak Penting
Permasalahan selanjutnya yang ingin saya bahas adalah tentang pekerjaan yang tidak terlihat penting atau tidak terasa urgent karena sifatnya preventif. Pekerjaan seperti merapikan dokumen, membuat governance, memastikan compliance, menyusun arsip, atau menutup celah risiko kadang dianggap kalah penting dibanding pekerjaan lain yang lebih kelihatan hasilnya. Sales terlihat jelas karena ada revenue.Marketing terlihat jelas karena ada…
-
Hari 178: Tumbuh Butuh Koreksi
Masih melanjutkan masalah-masalah yang sering terjadi di organisasi, lalu mencoba memberi sudut pandang. Masalah kali ini adalah: perusahaan ingin tumbuh, ingin lebih besar, ingin lebih maju, tapi budaya feedback masih canggung. Masih ada rasa tidak enak untuk menyampaikan hal yang kurang. Masih ada kesulitan untuk mengutarakan bahwa pekerjaan orang lain belum sesuai harapan. Masih ada…
-
Hari 177: Strategi Butuh Tracker
Masih mencoba menjawab masalah-masalah yang sering terjadi di organisasi. Masalah kali ini adalah: sebuah plan berisi banyak inisiatif, banyak strategi, banyak hal yang ingin dikerjakan, tapi tidak punya tracker yang sederhana. Ini sering terjadi. Di awal bulan atau awal kuartal, semua terlihat ramai. Banyak ide dikumpulkan. Banyak rencana ditulis. Banyak inisiatif disepakati. Semua orang terlihat…
-
Hari 176: Ide Liar Butuh Kaki
Saatnya kembali membahas permasalahan yang sering terjadi di organisasi. Masalah kali ini adalah: banyak ide liar, tapi minim eksekusi. Ini sering terjadi ketika kita membuka ruang untuk submit ide, brainstorming, atau ngobrol tentang apa yang ingin dikerjakan. Dalam sesi seperti itu, biasanya muncul banyak ide yang menarik. Kadang idenya liar.Kadang tidak terpikirkan sebelumnya.Kadang terdengar aneh…
-
Hari 175: Pesan Terkirim Belum Tentu Sampai
Hari Rabu ini, saya masih mencoba menjawab permasalahan yang sering terjadi di organisasi. Masalah kali ini adalah tentang orang-orang yang masih menganggap komunikasi hanya sebagai menyampaikan informasi. Sekilas, ini terdengar benar. Komunikasi memang soal menyampaikan pesan. Ada orang yang bicara, ada pesan yang dikirim, ada informasi yang dibagikan. Tapi dalam organisasi, komunikasi tidak cukup berhenti…
-
Hari 174: Dari Eksekutor ke Problem Solver
Masih mencoba mencari masalah yang sering terjadi di perusahaan, lalu kita uraikan opsi, pandangan, atau POV yang bisa dipakai untuk melihatnya. Masalah kali ini adalah: terlalu banyak tim yang statusnya menunggu arahan. Mereka tidak punya inisiatif untuk menawarkan opsi atau solusi yang mereka pikirkan. Ketika ada masalah, mereka menunggu ditanya. Ketika ada pekerjaan, mereka menunggu…
-
Hari 173: Status Tetap, Performa Tetap
Masih mencoba mencari masalah yang sering terjadi di organisasi. Kali ini topiknya tentang kekhawatiran ketika karyawan kontrak diangkat menjadi karyawan tetap. Ada ketakutan bahwa ketika statusnya sudah tetap, orang jadi tidak perform lagi. Tidak punya gairah untuk mencapai sesuatu yang lebih. Tidak merasa perlu mengejar target. Tidak merasa perlu membuktikan diri. Karena semuanya sudah terasa…