Ben Robani Blog

Hari 45: Sabtu Bersama Bapak

So hari ke-45, satu bulan setengah.

Ini cerita Sabtu bersama Bapak. Weekend, liburan, dan kesempatan buat ketemu orang tua. Kadang hal kayak gini kelihatannya sederhana—cuma “main ke rumah orang tua”—tapi kalau dipikir lagi, ini sebenarnya momen yang nggak selalu ada.

Ada tiga hal yang saya pegang dari hari ini.

1) Weekend itu kesempatan, jangan cuma lewat

Liburan weekend itu kayak slot yang dikasih hidup: kita mau pakai buat apa?

Bisa aja lewat gitu aja: rebahan, scroll, “besok aja”.
Tapi hari ini saya ngerasa, kalau orang tua masih ada, momen ketemu itu bukan hal yang sepele. Itu kesempatan yang harusnya kita kerjakan. Bukan karena wajib, tapi karena berharga.

Kadang kita baru sadar pentingnya momen… setelah momennya nggak bisa diulang.

2) Ketemu orang tua itu bukan ajang penilaian

Saya belajar lagi: menghadapi orang tua itu jangan dari posisi nge-judge.

Bukan nge-judge performa beliau, bukan adu argumen, bukan mau menunjukkan siapa yang lebih benar, siapa yang lebih baik.

Yang pengen kita lakukan itu sebenarnya lebih sederhana: ngobrol aja.

Ngobrol yang genuine. Original. Interaksi yang beneran pengen tahu:

Karena ada banyak hal yang beliau alami 30–20 tahun yang lalu—yang kita sekarang cuma bisa bayangin dari cerita. Dan justru di situ nilai obrolannya.

3) Pengalaman itu guru, tinggal kita mau ambil pelajarannya atau nggak

Yang terakhir: pengalaman orang tua itu “guru” yang bentuknya cerita.

Mereka yang sudah ngalamin pasti punya banyak hal yang pernah dilewatin. Dan kita bisa ambil pelajaran dari sana—lalu kita padankan dengan hidup kita sekarang.

Karena kalau kita diemin dan membiarkan, ya lewat aja. Weekend lewat. Cerita lewat. Momen lewat.

Tapi kalau kita proses, kita ambil maknanya, lalu kita terapkan dengan cara kita sendiri—rasanya hidup jadi lebih “nyambung”. Ada pegangan, ada perspektif.


Penutup

Itu aja catatan hari ke-45.

Buat yang orang tuanya masih ada: semoga tetap diajak ngobrol dengan baik, dengan waktu yang kita punya.
Buat yang sudah nggak ada: semoga mereka mendapatkan tempat yang terbaik.

Sampai jumpa besok.

Exit mobile version