Hari ini saya bertemu dengan tim saya yang berpindah jabatan. Ada ketakutan yang saya dengar darinya bahwa jika dia tidak bisa sebagus dari pengemban posisi sebelumnya. Namun ada hal yang saya sampaikan dan ternyata dapat dimaknai dengan benar cerita saya. Berikut yang saya sampaikan kepadanya.
- Ketahui apa yang dikerjakan bukan bagaimana mengerjakan
Saya hanya berpesan hal itu jelang perpindahan kekuasaan. Tahu apa yang dikerjakan akan membantu kita memahami kerumitan, kompleksiti dari pekerja sebelumnya. Kita jadi dapat mengetahui seberapa effort dan tenaga yang dibutuhkan untuk handle semua. Tapi tak perlu tahu bagaimana mengerjakan, karena setiap orang pasti akan mencari jalan ketika sudah tau tujuannya. - Saya tidak mencari pekerja lama lagi
Kadang istilah pengganti merujuk pada orang yang sama persis, plek ketiplek padahal semua orang terlahir unik dan beda. Harusnya kita hanya mencari pengganti untuk beberapa tugas. Adapun pengganti seutuhnya tentu saja tidak. Ada perbedaan dalam sikap, bawaan dan hal lainnya. - Fokus ke tujuannya bukan caranya
Setiap tujuan memiliki banyak jalan. Kalau kita hanya fokus ke caranya nanti kita hanya jadi penerus tanpa berfikir penuh makna. Kita perlu untuk mempertanyakan kembali apakah cara ini yang terbaik. Apakah ada jalan lain yang lebih efektif, efisien, lebih cepat dan selamat. Hanya satu yang dipegang, tidak menyimpang dari tujuan. - Kemampuan dan bakat yang diasah akan menyilaukan
Tidak banyak orang mendapat kesempatan yang sesuai dengan apa yang diharapkan dari kehidupan. Banyak yang pupus mengejar mimpi dan cita. Ketika kesempatan datang pada hal yang kita punya potensi jangan disiakan hanya dengan meniru, seharusnya lakukan dengan mengasah agar tak tumpul. - Percayalah bahwa kita bisa menjadi yang terbaik
Jangan pernah anggap enteng diri kita. Selalu lihat cahaya di tengah gulita malam. Bahwa semua orang dicipta berbeda dan kita bisa dorong kemampuan kita jadi yang terbaik. Kerja keras ditemani dengan support system dan kecintaan pada bidang yang kita pegang. Saya sih yakin bisa. Tahu tujuan, lewati jalan, ajak kawan. Sukses.
Jabungan, 29 Januari
Tabik
Ben
14/350